Follow Us

  [MENUJU AKHIR] DAFTAR ISI 1. Tujuan 2. Alat dan Bahan 3. Dasar Teori 4. Percobaan 5. Video 6. Download file 1...

 




1. Tujuan[Kembali]
    • a. Memahami tentang apa itu non inverting

      b. Mampu memahami cara kerja dari rangkaian detekor non inverting

      c. Mampu menjalankan rangkaian pada proteus dan hasil gelombangnnya




2. Alat dan Bahan[Kembali]

  1. Generators Sine(AC)

 


 

Generators Sine digunakan sebagai sumber AC

2. Resistor


 Resistor berfungsi sebagai resistansi/ hambatan yang mampu mengatur atau mengendalikan tegangan dan arus listrik rangkaian.
 
3. Osciloscope
 

 Osiloskop adalah alat ukur elektronik yang dapat memetakan atau memproyeksikan sinyal listrik dan frekuensi menjadi gambar grafik agar dapat dibaca dan mudah dipelajari. 

       

 4. Op-Amp

 
Operasional amplifier (op-amp) merupakan suatu komponen elektronika analog yang berfungsi sebagai penguat atau amplifier multi guna yang diwujudkan dalam sebuah IC op amp.


3. Dasar Teori[Kembali]
 
    Fungsi dari penguat non inverting kurang lebih sama dengan penguat inverting hanya saja polaritas output yang dihasilkan sama dengan sinyal inputnya. Keluaran sensor dan tranduser pada umumnya mempunyai tegangan yang sangat kecil hingga mikro volt, sehingga diperlukan penguat dengan impedansi masukan rendah.  Rangkaian penguat non inverting akan menerima arus atau tegangan dari tranduser sangat kecil dan akan membangkitkan arus atau tegangan yang lebih besar

Analisis Penguatan Op Amp Non Inverting
Dalam menganalisis rangkaian Op-Amp sebagai penguat terdapat dua aturan penting yang perlu diperhatikan. Kedua aturan tersebut menggunakan karakteristik Op-Amp ideal. Aturan ini dalam beberapa literatur dinamakan golden rule, yang berisi :

1. Perbedaan tegangan antara kedua masukan Op-Amp adalah nol (V+ - V- = 0 atau V+ = V-), hal ini bertujuan menghindari adanya tegangan offset. Aturan pertama ini sering disebut dengan virtual ground.
2. Arus yang mengalir pada kedua masukan Op-Amp adalah nol (I+ = I- = 0), hal ini dikarenakan impedansi input pada Op-Amp sangat besar ( Zin = ∞). Dengan memahami kedua aturan tersebut, analisis dari rangkaian Op-Amp akan menjadi lebih mudah.
 
Untuk memulai analisis rangkaian penguat non-inverting, terapkan hukum Kirchoff arus pada titik cabang. rumus persamaannya
 



 


Dengan Vref = 0 Volt
Rangkaian detektor non inverting dengan tegangan input Vi berupa gelombang segitiga dan tegangan referensi Vref = 0 Volt adalah seperti gambar 75. 
Gambar 75 Rangkaian detektor non inverting
Dengan menggunakan persamaan (1) maka Vi = V1 dan Vref = V2 sehingga bentuk gelombang tegangan output Vo () yang dihasilkan dengan simulasi multisim adalah seperti gambar 76.
 
 
Contoh Soal
Diketahui sebuah inputan sensor suhu LM35  = 300 mV, besarnya nilai Rf = 1k, Rg =100 ohm, berapakah nilai Vout dan gainnya?
 

 
4. Percobaan[Kembali]
. Prosedur Perakitan
  1. Siapkan alat dan bahan pada library proteus
  2. letakan alat dan bahan tadi pada papan rangkaian di proteus
  3. selanjutnya hubungkan setiap komponen pada rangkaian dengan kabel,jangan sampai salah karena jika salah maka rangkaian tidak akan bisa berjalan dengan semestinya..
  4. hubungkan rangkaian dengan osciloscope. input adalah gelombang kuning dan output adalah gelombang biru
  5. setelah itu tinggal mengetes apakah rangkaian menghasilkan gelombang
B. Rangkaian Simulasi
    1.Foto Rangkaian









2. Prinsip Kerja

       
dimana input dimasukkan pada input non-inverting sehingga polaritas output akan sama dengan polaritas input tapi memiliki penguatan yang tergantung dari besarnya hambatan feedback dan hambatan input.

5. Video[Kembali]



6. Download file[Kembali]







0 komentar: